Rabu, 26 Oktober 2011

Tujuan dan pengertian Al-Qur’an diturunkan (Nuzul Qur’an)


   Tujuan dan pengertian Al-Qur’an diturunkan (Nuzul  Qur’an)
1.      Apakah Al-Qur’an itu ?
Sebelum kita mengulas tentang pengertian Nuzul Al-Qur’an mari kita ulas terlebih dahulu apa arti kata Qur’an dan yang dimaksud dengan Al-Qur’an itu sendiri.
“Qur’an” menurut bahasa berarti “bacaan” . di dalam Al-Qur’an sendiri ada pemakaian kata “Qur’an” dalam arti demikian sebagai tersebut dalam ayat 17,18 surat (75) Al-Qur’an . Allah berfirman :




Artinya : “sesungguhnya mengumpulkan Al-Qur’an (di dalam dadamu ) dan (menetapkan ) bacaannya (pada lidahmu ) itu adalah tanggungan kami (karena itu). Jika kami telah membacakannya , hendaklah kamu ikuti bacaannya.

Kemudian di pakai , kata “Qur’an”itu untuk Al-Qur’an  yang dikenal sekarang ini. Adapun definisi Al-Qur’an ialah :”kalam Allah SWT.yang merupakan mu’jizat yang diturunkan (diwahyukan) kepada Nabi Muhammad SAW dan membacanya adalah ibadat.
Dengan definisi ini,kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi-nabi selain Nabi Muhammad SAW,tidak dinamakan Al-Qur’an seperti taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Isa as.
Demikian pula kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Yang membacanya tidak di anggap sebagai ibadah, seperti hadist Qudsi, tidak pula dinamakan Al-Qur’an .

2.      Nuzul Al-Qur’an
Nuzul Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an yakni berasal dari 2 suku kata yaitu Nuzul dan Al-Qur’an jamaknya adalah Nazala yang kata Nazala dalam bahasa arab berarti
                                                                              Yakni, “meluncurkan dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dalam konteks ini, contohnya yaitu dalam Al-Qur’an surat Al-Mu’minun, ayat 29 yang berbunyi



Artinya : Tuhan, turunkanlah padaku suatu berkah , karena engkau adalah pemberi berkah yang paling baik.
Nuzul , juga berarti singgah/tiba di tempat tertentu. Maka nuzul  dalam pengertian yang disebut terakhir ini bisa di buktikan ke validannya yaitu dalam Al-Qamus, Al-Muhith jilid IV,hal 56.57 dan menurut Al-Zamakhsyari dalam kitab Asas Al-Balaghah makna inilah yang disebut sebagai makna hakikinya Nuzul Qur’an.
Tampaknya nuzul tak hanya pu nya 2 makna dari Dr.Ahmad a sayyid al-kumi dan Dr.Muhammad Ahmad yusuf Al-Qur’an dalam bukunya mengiventarisasikan lima buah makna nuzul. Yaitu 2 diantaranya telah disebutkan diatas sedang 2 makna lainya yaitu  
(tertib,teratur) dan                             (pertemuan ) sedang yang makna terakhir, nuzul berarti turun secara berangsur dan terkadang sekaligus di kutip dari pemdapat 2 guru besar ulum Al-Qur’an dan AL-Azhar kairo yakni beliau Dr.Muhammad Ahmad Yusuf al Qasim dan Dr.Ahmad syaid al-kumi dalam bukunya ulum Al-Qur’an hal 23.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan