Rabu, 07 September 2011

PUISI HANCUR

Akulah puisi hancur
Dengan sadis penulisku merayu bayang
Aku enggan hidup dalam kebisuan
Suara heningku hidup tanpa nama
Aku tak ada artinya
Di banding Al Qur'an
Aku hanya tulisan manusia parau
Aku hanya nyanyian hati
Dan kepada Allah aku hanya tulisan
Dari tangan-tangan luguh yang mengharap ridhomu
Dan kepada Allah
Diatas putih aku terpaku
Menyampaikan suara bayangnya
Makna hidupnya terangkai indah
Meski tak seindah mimpinya
Aku bagai bius di hati pecandu asmara
Menjadi seberkas nyali untuk khilaf

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan